Minggu, 28 Agustus 2011

manusia biasa

Dengan gampang gue berteriak ‘alay’ kepada para alay yang ada di depan mata gue
Ternyata gue pun memiliki jiwa alay



Gue berkata ‘iiih’ saat melihat foto seseorang yang ‘ga banget
Tapi sebenarnya foto gue juga ‘ga banget



Gue sering berkata ‘lebay’ kepada seseorang yang rajin up date tentang percintaannya apalagi yang terkesan sangat berlebihan. Tapi sebenarnya gue juga ‘lebay’. Note book bermotif macan adalah buktinya. Dia adalah tempat gue mencurahkan kesedihan kebencian kebahagian kerinduan dalam hati gue. Jujur, gue lebih suka mencurahkan perasaan gue dalam bentuk tulisan atau gambar daripada pamer melalui dunia maya.
 


Ketidakpunyaan dan ketidakmampuan dalam diri gue,
selalu sukses membuat gue ‘minder



Seharusnya gue sering berkaca agar lebih percaya ‘siapa diri gue’
Walau kenyataannya gue dan kaca ga pernah terpisahkan


 
Gue mempunyai mata untuk melihat keindahan alam yang begitu besar
Namun gue ga bisa melihat hati seseorang dengan menggunakan mata ini



Dibalik sikap gue yang acuh dan angkuh,
Tersimpan rasa sayang yang begitu mendalam.
Kepada siapa?





http://raniremang.blogspot.com/
Bukan karena gue menyukai suasana remang-remang
Tapi karena gue mencintai kesunyian dalam keremangan





Mulai saat ini,
gue ingin menjadi wanita dengan kerendahan hati yang tinggi
karena gue hanyalah manusia biasa :)
 Chairani Mecca A.

0 responds:

Poskan Komentar